“Anak Muda yang Gaul di Mata Tuhan”, Refleksi Mazmur 119 : 9 oleh: Irma Tersia Mesen 

Refleksi Mazmur 119 : 9 oleh: Irma Tersia Mesen – Komisariat Rabi GMKI Kupang

“Anak Muda yang Gaul di Mata Tuhan”

Penulis : Irma Tersia Mesen  (Komisariat Rabi)

(Mazmur 119 : 9)

“Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih dengan menjaganya sesuai Firman-Mu”

“Berbicara tentang anak muda berarti orang-orang yang usianya masih muda baik itu laki-laki maupun perempuan”.

Sebagai muda-mudi kita memiliki tanggung jawab yang besar di pundak kita ada bermacam-macam harapan terutama sebagai generasi penerus.

Firman Tuhan dalam pengkhotbah 11:9 berkata: Bersukarialah, hai pemuda, dalam kemudaanmu, biarlah hatimu bersuka pada masa mudamu, dan turutilah keinginan hatimu dan pandangan matamu, tetapi ketahuilah bahwa karena segala hal ini Allah akan membawa engkau ke pengadilan! .

Firman ini mengatakan bahwa sebagai anak muda kita memiliki kebebasan atau peluang untuk menjalani kehidupan kita di dunia. Banyak tawaran yang ditawarkan oleh dunia kepada kita mulai dari pergaulan, lingkungan hidup dan hal-hal lain yang menarik untuk dinikmati apalagi di era perkembangan IT yang serba instan zaman sekarang.

Namun Tuhan menghendaki supaya kita (orang muda) menjauhi nafsu orang muda, karena segala keinginan untuk memenuhi hawa nafsu hanya akan membawa kita kepada kebinasaan. Karena itu orang muda harus memiliki kekariban dengan Tuhan supaya beroleh kekuatan untuk dapat menolak setiap hawa nafsu yang ada dan firman Tuhan juga mengingatkan kita bahwa sebagai anak-anak muda Kristen kita harus menjadikan firman Tuhan sebagai dasar, sebagai pedoman hidup kita, agar jalan hidup kita sesuai dengan kehendak Allah.

Lebih dari itu kita harus memiliki komitmen untuk taat dan ketaatan hanya bisa dimulai dari diri kita sendiri.

Bagaimana caranya supaya kita bisa taat?

Ada 2 langkah untuk menunjukkan ketaatan yaitu :

Kenali diri

    Kita harus mengenali diri kita sendiri, mengenali potensi-potensi yang ada dalam diri kita, Kita juga harus punya cara pandang yang baik terhadap diri kita dan potensi yang kita miliki.

    Mandiri

    Mandiri berarti kita harus mampu mengambil keputusan sendiri, tertib bertanggung jawab atas pilihan kita dan yang lebih penting bisa mengendali diri.

    Pertanyaannya bagaimana kita bisa melakukan semua ini?  jawabannya sederhana saja pertama kita harus ambil tanggung jawab atas diri kita dan mulai mengelola kegiatan-kegiatan hidup kita intinya kita harus memiliki karakter/ mental yang kuat (tahan uji).

    Mari memulai dari hal-hal kecil, jadilah pemuda yang gaul di mata Tuhan dengan cara hidup seturut firman -Nya dan percayalah bahwa Tuhan akan membawa kita melihat hal-hal besar  yang luar biasa.

    Syalom, Selamat beraktivitas, kiranya renungan kali ini menjadi alasan mutlak bagi kita untuk tetap menjaga kelakuan kita dan biarlah Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiran kita dalam Kristus Yesus.  Amin. ”UOUS”

    Tinggalkan Komentar

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Scroll to Top